Laki-laki muda itu datang. Tubuh tinggi atletis, dengan
balutan jaket outdoor berwarna hijau ia
menghampiriku seraya menghempaskan keril besar di punggungnya. Saat itu memang
hanya ada tenda kami saja di tempat tinggi itu. Ia duduk kelelahan. Rambutnya
tak beraturan. Celananya berdebu. Kulit putih bersihnya sekarang ternoda. Tanpa
salam pembuka, ia meminta air minum dengan santainya.
