Tampilkan postingan dengan label Gunung Slamet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gunung Slamet. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Oktober 2017

SESAT



Pendakian Gunung Slamet (Part 6)
 



Di puncak.
Puncak Gunung Slamet.
Apa rasanya?
Strawberry, Green Tea, Vanilla, atau rasa rindu?
Hah. Mulai lagih.

Jumat, 22 September 2017

Bala-bala



Pendakian Gunung Slamet (Part 5)






Janji adalah utang.


Kalimat ini sering aku dengar.  Tapi secara khusus ditujukan ke aku adalah hal yang menohok, menikam dan menghujam. Kalimat itu diucapkan kakak perempuanku untukku karena batal menghadiri pernihakan puterinya beberapa waktu lalu. Sulit menjelaskan alasannya, selain menerima saja kekecewaannya. Di hari yang sama, sahabat dekatku semasa SMA menghembuskan napas terakhirnya setelah insiden lakalantas beberapa jam sebelumnya. Dan akupun tak bisa menghadiri pemakamannya.




Seperti halnya hujan

Akupun basah berurai




Aku buka kembali catatan blogku. Bukan di web, tapi di win explorer. Karena maklum saja, net benar-benar limitted edition di sini. Dan tak ingin terulang lagi bahwa janji adalah utang, maka aku berniat tuntaskan cerita Pendakian Gunung Slamet ini, right now.



Rabu, 21 Oktober 2015

Hap Hap Hap

Pendakian Gunung Slamet (Part 4)

 
Mas Rudy San beraksi sebelum mendaki

Kami tiba di gerbang pendakian, meminggirkan kendaraan di halaman basecamp. Masih pukul tiga dini hari. Kami beristirahat sejenak di dalam gedung basecamp. Bangunan ini seluas lapangan basketball, lantainya berkeramik dan bagian belakang terdapat toilet yang tak terurus. Aku mengambil matras dan sleepingbag. Masing-masing kami mencari tempat beristirahat hingga terdengarlah suara-suara tenggorokan bagaikan sebuah tangga nada yang rusak.

#Rrroookkkk…ngggroookkkk……

My Sleep My Adventure!


***