Rabu, 30 Mei 2012

Tideng Pale, si Bukit Hambar


Tideng Pale (baca ; Tidung Pala), adalah kota kabupaten termuda di propinsi Kalimantan Timur, kabupaten Tana Tidung atau lebih akrab disebut dengan KTT. Artikel saya kali ini memang tidak sedang mempublish potret daerah dengan keunggulan wisata, karena memang daerah ini belum bisa menjual daerah wisata meski sebenarnya dapat dikembangkan. Kabupaten ini dibentuk tanggal 17 Juli 2007 dengan pelantikan pejabat bupati pertamanya di tanggal 18 Januari 2010. (source : Wikipedia)

Kabupaten ini memiliki luas 4.828,58 km2, tersebar di tiga kecamatan. Sementara kota kabupaten Tideng Pale sendiri, adalah ‘kota’ kecil yang cukup berjalan kaki saja anda dapat mengitari setiap sudutnya. Menyusuri setiap sudutnya, anda akan disuguhi potret daerah yang tengah berbenah. Terlihat beberapa kontruksi bangunan yang sedang dikerjakan, terlihat alat berat yang sedang membangun jalan dan terpampang beberapa papan plakat untuk menerangkan akan dibangunnya bangunan mewah di areal yang masih kosong.



Akses transportasi yang dapat digunakan untuk menuju kota kabupaten Tideng Pale adalah melalui jalur air dan jalur darat. Dari kota Tarakan, dapat menggunakan armada kapal cepat (speed boat) dengan waktu tempuh dua jam perjalanan di harga seratus lima puluh lima ribu rupiah. Sementara jalur darat dapat ditempuh melalui kota kabupaten Tanjung Selor – Bulungan ataupun dari kota kabupaten Malinau. Untuk transportasi dalam kota sendiri, belum tersedia. Hanya ada transportasi roda dua atau ojek.

Tideng Pale, menjadi ramai karena perekrutan tenaga pegawai negeri sipil untuk menduduki pos-pos pemerintahan yang memang baru berbenah, maka tak heran, kota ini akan ramai terlihat pegawai pemerintahan yang wara-wari di kota kecil ini. Begitupun dengan transportasi berplat kendaraan berwarna merah nan mewah menjadi pemandangan yang kontras diantara debu jalanan dan rumah penduduk yang tak megah. Masih banyak yang harus didandani di kabupaten ini, suara tak sedap akan terdengar dari pendatang yang menilai belum pantasnya kota ini disebut sebagai kota kabupaten. Namun menurut saya pribadi, pemekaran wilayah adalah salah satu cara daerah untuk lebih cepat berbenah mengejar ketertinggalan, menggiatkan semua sector pembangunan dan berusaha menterjemahkan arti pemerataan dengan lebih menyentuh ke lapisan terbawah, meski konsekuensinya, pemekaran wilayah berkonotasi jubah lain dari praktik pencurian harta benda rakyat jelata yang memang bodoh dan hanya bisa meminta.

Nama Tideng Pale sendiri diambil dari bahasa Tidung yang merupakan suku mayoritas kabupaten ini, selain suku Dayak Berusu / Balusu. Tideng berarti gunung, sementara Pale berarti tawar atau hambar.  Tideng Pale berarti Gunung Hambar. Gunung hambar (bukit hambar) adalah sebuah bukit yang di kaki bukitnya mengalir sungai sesayap yang jika di musim kemarau, sungai ini akan tercampur dengan air laut. Maka di daerah ini disebut sebagai daerah pembatas antara air asin dan air tawar. (Jujur, saya belum tahu yang mana yang disebut sebagai gunung hambar tersebut, mungkin dataran berbukit yang berada di tepi sungai sesayap yang melintas di daerah ini. Mohon maaf, karena artikel ini tak dilengkapi dengan gambar gunung / bukit hambar tersebut)

Masih banyak peluang usaha di kabupaten ini, tentunya pendatang akan menyinggahi kota Tideng Pale sebagai pintu masuknya. Ada tiga penginapan yang terlihat ketika saya mengitari kota kecil ini. penginapan Acacia, penginapan Tideng Indah dan penginapan Sehati. Cukup berjalan kaki saja saya kira untuk menuju ke penginapan tersebut karena memang tak terlalu jauh dari dermaga atau pelabuhan. Terlihat dua Bank yang beroperasi, yaitu Bank Kaltim dan Bank Rakyat Indonesia. Kuliner khas di daerah ini adalah Udang Sungai, meski tak terlihat mendominasi namun masih menjadi pilihan pendatang untuk dapat mencicipinya. Buah-buahan khas Kalimantan seperti Cempedak (seperti nangka) dan buah Elai (seperti durian), akan terlihat di sepanjang jalan di waktu-waktu tertentu.

Di kabupaten ini tengah beroperasi lima belas perusahaan pertambangan, terdapat dua perusahaan pemegang HPH (Hak Pengusahaan Hutan) dan HTI (Hutan Tanaman Industri) dengan luas lebih dari 283.000 ha. Dari sector perkebunanan tercatat 5 perusahaan perkebunan kelapa sawit berskala nasional yang telah mengajukan IUP dengan total areal yang dikembangkan seluas 61.200 ha. Sementara di sector kelautan, kabupaten ini memiliki potensi pengembangan hasil laut berupa tani tambak udang, kepiting dan ikan. Data tahun 2008 nilai produksi perikanan di kabupaten ini mencapai angka 77,24 triliun rupiah. *mata belo*. (source : www.tanatidung.com website kabupaten tana tidung yang saat saya berkunjung website ini seperti sudah lama ditinggal adminnya. Sebenarnya aku agak ragu sih nampilin angka, rada-raga ga valid neh, tapi biar ngga dianggep asal, aku tulis noh sourcenya, hoho)

Untuk anda yang mungkin akan menyambangi daerah ini, entah karena tugas atau mengadu nasib menjadi pegawai negeri atau karyawan pertambangan, berikut saya tampilkan daftar harga salah satu penginapan yang saya dapatkan. Sebenarnya waktu saya mengambil data ini, tak ada receiptionist yang menyapa saya (loh). Penginapan tersebut kosong, tidak ada penjaga. Karena saya tak punya waktu banyak, akhirnya saya take pict saja, tulisan yang ada di meja receiptionist tersebut, hehe. (mohon maaf buat pengelola penginapannya). Lokasi penginapan ini tak jauh dari dermaga atau pelabuhan Tideng Pale. Untuk penginapan Acacia, harga yang dipatok adalah dua ratus lima puluh ribu rupiah per malam, dengan fasilitas AC dan kamar mandi dalam. Nomor yang bisa dihubungi : 0813 5040 9226 atau (0553) 2022443.

Penginapan Tideng Indah
Tideng Pale – Kabupaten Tana Tidung
*Ekonomi

Kamar
Harga / malam (Rp.)
Keterangan
Pagi
Malam
02
190.000
2 Bad untuk 3 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix
03
70.000
1 Bad untuk 1 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix
04
70.000
1 Bad untuk 1 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix
05
80.000
1 Bad untuk 1 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix
06
80.000
1 Bad untuk 1 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix
07
180.000
3 Bad untuk 3 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix
08
180.000
3 Bad untuk 3 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix
09
185.000
2 Bad untuk 3 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix
10
110.000
2 Bad untuk 2 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix
11
110.000
2 Bad untuk 2 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix

Fasilitas : Fan, TV, Kamar mandi dalam
12
220.000
1 Bad untuk 2 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix
13
160.000
1 Bad untuk 1 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix
14
220.000
1 Bad untuk 2 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix
15
220.000
1 Bad untuk 2 Orang
Minum
Pop Mie + Kopi Mix

Gallery Tideng Pale

Tideng Pala, di Tepi Sungai Sesayap
Pelabuhan Tideng Pale, Kab Tana Tidung
Plakat, dan Geliat Pembangunan Kabupaten Baru
Komplek Perkantoran 'Sementara' Kab Tana Tidung

Penginapan Acacia, Tideng Pale
Artikel Terkait
Comments
15 Comments

15 komentar:

  1. Trima ksh infonya,, tp kLo k Tidung Pala bgs nginep d camp IWM ja ya,, u/ ngirit ongkos hehehe,,, boleh?????

    Wahhh,, bener2 dlm masa pebangunan ya,, bagus2,,, biar rame,, jd ada alternatif lain u/ memenuhi kebutuhan hidup selain hrs k Tarakan,,

    _ _ _ _
    Novi@3M

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh saja mba novi, nginap ϑî mess saja, hehe. Tideng pale atau tana tidung pada umumnya masih terus berbenah, membangung ϑî segala sektor. Semoga pemerintah daerah dan juga masyarakat setempat bahu membahu dalam membangung.

      Iman rabinata

      Hapus
  2. Wah, jadi kangen sama KTT. Saya Gozali, 3tahun 3 bulan bekerja pada BPD Kaltim Cabang Tideng Pale dan menetap di kost Haji Bambang Jalan Amantawa. Berat rasanya ketika tepat tanggal 30 Mei 2012 kemarin saya meninggalkan kota Tideng Pale. Suka duka sejak awal merintis, melihat geliat kota yang sedikit demi sedikit berkembang meski masih belum terlalu pesat. Tetap posting ya mas :)

    BalasHapus
  3. Keren...!!!

    Salam kenal yach...:DD

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga Zie.

      Terimakasih.

      iman rabinata

      Hapus
  4. Kota Tideng Pale yg mungil tapi tetap meninggalkan kesan dihati, saya sudah keliling ke semua ruas jalan di KTT waktu dikirim kantor untuk database semua jalan disana..terus berbenah KTT, pasti suatu saat saya kembali untuk melihat ramainya kotamu dan menikmati buah Elai...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih sudah berkunjung. Semoga kabupaten baru ini bisa lekas berbenah.

      Hapus
  5. mantap bos!! thread yg lengkap
    ane warga sby om, skrg tinggal di malinau kebetulan dekat aja kan sama KTT, saya ada usaha disini, rencana mau buka usaha baru di KTT, cuman kabarnya di KTT sewa tempat mahal

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih, di media lain boleh kita diskusikan lebih lanjut, saya ada beberapa teman yang tinggal di daerah tersebut, jadi bisa konsultasi tentang peluang usaha di daerah tsb.

      Hapus
  6. jarak dari pelabuhan ke pasar induk imbayud taka berapa km bro???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dekat saja, persisnya saya tidak tahu, belum ngukur gan, tapi tidak sampai satu kilometer, berjalan kaki saja bisa koq, atau naik ojek juga bisa kalau tidak ingin berkeringat karena berjalan kaki. Terima Kasih.

      Hapus
  7. Aditya Saiful Azis3 Maret 2014 13.38

    Waah,,, ada2 aja yaa,, disitu ikut nginap apa hanya take pict aja?? Hehehe,, :D

    BalasHapus
  8. KISAH NYATA..............
    Ass.Saya ir Sutrisno.Dari Kota Jaya Pura Ingin Berbagi Cerita
    dulunya saya pengusaha sukses harta banyak dan kedudukan tinggi tapi semenjak
    saya ditipu oleh teman hampir semua aset saya habis,
    saya sempat putus asa hampir bunuh diri,tapi saya buka
    internet dan menemukan nomor Ki Kanjeng saya beranikan diri untuk menghubungi beliau,saya di kasih solusi,
    awalnya saya ragu dan tidak percaya,tapi saya coba ikut ritual dari Ki Kanjeng alhamdulillah sekarang saya dapat modal dan mulai merintis kembali usaha saya,
    sekarang saya bisa bayar hutang2 saya di bank Mandiri dan BNI,terimah kasih Ki,mau seperti saya silahkan hub Ki
    Kanjeng di nmr 085320279333 Kiyai Kanjeng,ini nyata demi Allah kalau saya tidak bohong,indahnya berbagi,assalamu alaikum.

    KEMARIN SAYA TEMUKAN TULISAN DIBAWAH INI SYA COBA HUBUNGI TERNYATA BETUL,
    BELIAU SUDAH MEMBUKTIKAN KESAYA !!!

    ((((((((((((DANA GHAIB)))))))))))))))))

    Pesugihan Instant 10 MILYAR
    Mulai bulan ini (juli 2015) Kami dari padepokan mengadakan program pesugihan Instant tanpa tumbal, serta tanpa resiko. Program ini kami khususkan bagi para pasien yang membutuhan modal usaha yang cukup besar, Hutang yang menumpuk (diatas 1 Milyar), Adapun ketentuan mengikuti program ini adalah sebagai berikut :

    Mempunyai Hutang diatas 1 Milyar
    Ingin membuka usaha dengan Modal diatas 1 Milyar
    dll

    Syarat :

    Usia Minimal 21 Tahun
    Berani Ritual (apabila tidak berani, maka bisa diwakilkan kami dan tim)
    Belum pernah melakukan perjanjian pesugihan ditempat lain
    Suci lahir dan batin (wanita tidak boleh mengikuti program ini pada saat datang bulan)
    Harus memiliki Kamar Kosong di rumah anda

    Proses :

    Proses ritual selama 2 hari 2 malam di dalam gua
    Harus siap mental lahir dan batin
    Sanggup Puasa 2 hari 2 malam ( ngebleng)
    Pada malam hari tidak boleh tidur

    Biaya ritual Sebesar 10 Juta dengan rincian sebagai berikut :

    Pengganti tumbal Kambing kendit : 5jt
    Ayam cemani : 2jt
    Minyak Songolangit : 2jt
    bunga, candu, kemenyan, nasi tumpeng, kain kafan dll Sebesar : 1jt

    Prosedur Daftar Ritual ini :

    Kirim Foto anda
    Kirim Data sesuai KTP

    Format : Nama, Alamat, Umur, Nama ibu Kandung, Weton (Hari Lahir), PESUGIHAN 10 MILYAR

    Kirim ke nomor ini : 085320279333
    SMS Anda akan Kami balas secepatnya

    Maaf Program ini TERBATAS .

    BalasHapus
  9. Berapa jam om dari tanjung selor ke tidung pale via darat?

    BalasHapus